Pages

Tampilkan postingan dengan label info kesehatan.. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label info kesehatan.. Tampilkan semua postingan

Rabu, 20 Juli 2011

Sekilas Tentang Vitamin E

Vitamin E bukanlah zat tunggal, tetapi sekelompok zat yang meliputi empat macam tokoferol dan empat macam tokotrienol (alfa, beta, gama dan delta). Pada manusia, alfa-tokoferol adalah bentuk yang paling efektif. Suplemen vitamin E biasanya hanya mengandung alfa-tokoferol. Sebagai vitamin esensial, vitamin E tidak dapat diproduksi oleh tubuh sehingga kita harus mendapatkannya dari makanan. Sumber utama vitamin E adalah sayuran, buah-buahan dan biji-bijian seperti jagung, pepaya, alpukat, kedelai dan minyak goreng.Canola Oilphoto © 2009 Veganbaking.net | more info (via: Wylio)
Vitamin E dapat rusak oleh pemanasan dan penyimpanan. Industri pengolahan makanan seringkali menambahkan vitamin E sintetis ke dalam makanan untuk mengkompensasi kehilangan tersebut.

Fungsi dalam tubuh

Vitamin E memiliki beberapa fungsi dalam tubuh. Seperti halnya vitamin C dan A , vitamin E adalah antioksidan alami yang bekerja sebagai penetralisir radikal bebas, molekul agresif yang merusak sel-sel tubuh. Jumlah radikal bebas dapat meningkat oleh stres, merokok atau paparan sinar matahari. Karena radikal bebas meningkatkan risiko penyakit seperti kanker, serangan jantung atau katarak, antioksidan dapat mengurangi risiko penyakit-penyakit tersebut sampai batas tertentu. Vitamin E juga mendukung pertahanan tubuh dan melindungi dari aterosklerosis (pengerasan dinding pembuluh darah).

Kebutuhan vitamin E

Satuan vitamin E dinyatakan dalam miligram dan IU (International Unit) yaitu satuan khusus untuk vitamin dan zat-zat biologis aktif lainnya. Definisi IU berbeda antar vitamin. Tidak ada kesetaraan antar vitamin yang berbeda dan bahkan antar jenis dalam satu kelompok vitamin. Misalnya, satu IU vitamin E tidak memiliki jumlah miligram yang sama dengan satu IU vitamin A. Satu IU vitamin E alami memiliki jumlah miligram yang berbeda dengan vitamin E sintetis.
Kita hanya membutuhkan vitamin E dalam jumlah yang sedikit setiap hari, hanya 14 mg untuk pria dewasa dan 12 mg untuk wanita dewasa. Ibu hamil dan menyusui memerlukan sedikit lebih banyak. Kebutuhan vitamin E juga meningkat pada orang yang merokok, stres, berpenyakit jantung dan memiliki imunitas lemah.
Jumlah yang paling sering direkomendasikan untuk suplemen vitamin E pada orang dewasa adalah 400 sampai 800 IU per hari. Namun, beberapa ahli menyarankan agar cukup mengambil 100 hingga 200 IU per hari, karena penelitian jangka panjang menunjukkan tidak ada manfaat tambahan dari asupan melebihi jumlah tersebut.

Kekurangan vitamin E

Kekurangan vitamin E sangat jarang terjadi. Kebanyakan orang mendapatkan vitamin E yang cukup melalui makanan mereka. Vitamin E adalah vitamin larut lemak, yang berarti bahwa tubuh kita dapat menyimpan vitamin tersebut di dalam hati sebagai cadangan. Selama Anda makan berbagai makanan seperti sayuran, buah, biji-bijian dan jumlah moderat lemak tak jenuh dari minyak nabati, Anda mendapatkan vitamin E yang cukup setiap hari.
Suplemen vitamin E tidak diperlukan. Tubuh kita akan mengambil vitamin E dari cadangan di liver jika kita kurang mendapatkan asupan dari makanan. Jika kita terus-menerus memiliki pola makan rendah vitamin E, barulah kita dapat mengalami defisiensi.
Selain karena kekurangan asupan, kekurangan vitamin E dapat disebabkan oleh gangguan penyerapan usus (misalnya, malabsorbsi lemak) dan masalah lain. Orang dengan cacat genetik pada protein yang mentransfer vitamin E yang disebut trombotik trombositopenik purpura (TTP) memiliki defisiensi vitamin E parah, yang ditandai dengan darah rendah dan gangguan saraf progresif. Penderita diabetes berusia lanjut juga cenderung menunjukkan penurunan yang signifikan dalam vitamin E di serum darah mereka, terlepas dari pola makan mereka. Kekurangan vitamin E yang parah dapat memberikan gejala-gejala seperti konsentrasi buruk, kelemahan otot, dan peningkatan kerentanan terhadap infeksi.

Overdosis vitamin E

Sebagai vitamin yang larut dalam lemak, vitamin E dapat terakumulasi dalam tubuh, sehingga lebih berisiko overdosis daripada vitamin lain yang larut dalam air. Dosis tinggi vitamin E harian (terutama jika diambil dalam jangka panjang) dapat menyebabkan beberapa masalah, seperti kelelahan, kelemahan, sakit kepala, mual, diare, sakit perut, kembung, dan peningkatan risiko perdarahan (yang dapat mengakibatkan pendarahan internal berbahaya).

Senin, 10 Agustus 2009

BAHAYA MEROKOK ! --- Jauhi Merokok !

BAHAYA MEROKOK ! --- Jauhi Merokok !

Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa merokok selain menyebabkan kecanduan juga menyebabkan banyak gangguan kesehatan, seperti kanker, impotensi, penyakit jantung, penyakit pernapasan, penyakit pencernaan, ginjal, efek buruk bagi kehamilan dan janin, dan masih banyak lagi.

Bila melihat sejarahnya, merokok untuk pertama kalinya dilakukan oleh suku bangsa Indian di Amerika. Merokok oleh bangsa Indian dilakukan untuk keperluan ritual seperti memuja dewa atau roh. Selanjutnya pada abad ke 16, Ketika bangsa Eropa menemukan benua Amerika, sebagian dari para penjelajah Eropa itu ikut mencoba-coba menghisap rokok dan kemudian membawa tembakau ke Eropa. Kebiasaan merokok kemudian mulai muncul di kalangan bangsawan Eropa. Tetapi, berbeda dengan bangsa Indian yang merokok untuk keperluan ritual, di Eropa orang merokok hanya untuk kesenangan. Sampai akhirnya pada abad 17 para pedagang Spanyol masuk ke Turki dan saat itu kebiasaan merokok mulai masuk negara-negara Islam.

Racun pada Rokok

Dalam sebatang rokok terkandung sekitar 4000 macam zat kimia. Zat kimia yang dikeluarkan ini terdiri dari komponen gas (85 persen) dan partikel. Nikotin, gas karbonmonoksida, nitrogen oksida, hidrogen sianida, amoniak, akrolein, asetilen, benzaldehid, urethan, benzen, methanol, kumarin, 4-etilkatekol, ortokresol dan perylene adalah sebagian dari beribu-ribu zat di dalam rokok.

Dari sekitar 4000 macam zat kimia yang ada dalam rokok , setidaknya 200 diantaranya dinyatakan berbahaya bagi kesehatan manusia. Racun utama pada rokok adalah tar, nikotin, dan karbon monoksida.

  • Tar adalah substansi hidrokarbon yang bersifat lengket dan menempel pada paru-paru.
  • Nikotin adalah zat adiktif yang mempengaruhi syaraf dan peredaran darah. Zat ini bersifat karsinogen, dan mampu memicu kanker paru-paru yang mematikan.
  • Karbon monoksida adalah zat yang mengikat hemoglobin dalam darah, membuat darah tidak mampu mengikat oksigen.

Efek Racun

Efek racun pada rokok ini membuat pengisap asap rokok mengalami resiko (dibanding yang tidak mengisap asap rokok):

Merokok merupakan penyebab utama dari sekitar 90% kasus kanker paru-paru pada pria dan sekitar 70% pada wanita. Semakin banyak rokok yang dihisap, semakin besar resiko untuk menderita kanker paru-paru.

Rokok juga meningkatkan resiko kefatalan bagi penderita pneumonia dan gagal jantung, serta tekanan darah tinggi.

Ajakan

Kenapa kita harus berhenti merokok ? Karena …..

Merokok jelas-jelas menyebabkan banyak gangguan kesehatan, tidak hanya bagi perokok itu sendiri tapi juga orang-orang disekitarnya, seperti yang sudah banyak dibuktikan oleh para peneliti. Banyak fakta juga menunjukan bahwa merokok membebani ekonomi keluarga untuk tujuan yang tidak produktif.


Jadi … kalau anda sayang pada diri anda sendiri, sayang pada keluarga, peduli dengan orang-orang sekitar anda, dan juga lingkungan anda ….. Berhentilah Merokok !

Jauh lebih baik anda membelanjakan uang anda untuk hal-hal yang membuat anda lebih sehat … baik jasmani maupun rohani.

Baca juga info kesehatan “8 Kebiasaan Yang Merusak / Memperburuk Kesehatan”

Simak Puisi dari Taufik Ismail "TUHAN SEMBILAN SENTI"

Linked Site : PROPOLIS | Obat Propolis